:: Bangku Putih Berdua ::

Aku bermimpi si dia arjuna
Duduk di bangku putih sendiri
duduk merenung langit lepas
diam bungkam, sepi rasa itu mati

dia itu ditinggalkan
dia itu dikhianti cinta
dia itu sedang menjeruk rasa
rasa yang tinggal menikam jiwa

hai arjuna raga beta
sabarlah kiranya, itu pinta adinda
percayakan waktu akan mengubati semua
sabar menanti, tabah lah lalui

hai dunia
sudah-sudah seksa arjuna beta
kasihan kan dia
perlu lalui semua ini hari -hari

pulangkan dia

kelmarin,
aku bermimpi dia arjuna
dia duduk dibangku putih itu lagi
tapi kali ini tidak sendiri
kini dia berdua dengan adinda hati


4 Responses to :: Bangku Putih Berdua ::

Lieyanna Esmeralda said...

mohon mimpikan aku juga wahai pemuisi...adakah penghujungnya juga seperti arjuna... :)

Dark Half said...

aku agak 386 dalam mentafsir puisi tapi ini memang feel. way the go, niya!

Niya Adriane said...

@lieyana : aku x bermimpi, aku takut untuk bermimpi, sebab mimpi bukan yang pasti.

Niya Adriane said...

dark : thank u...